Subscribe

Prosedur Pengembangan Sistem Informasi

Proses Bisnis Pengembangan Sistem Informasi, proses bisnis tersebut dicantumkan secara resmi dalam dokumen Prosedur Pengembangan Sistem Informasi Unit RISBANGSI Direktorat SISFO. Bisa ditelusuri dalam iGracias modul Dokumen Manajamen Sistem dengan nomor Tel_U-NA-WR1-DSI-RPSI-PR-001 Tanggal berlaku 27 Juni 2016 dan telah disahkan oleh Wakil Rektor I Bapak Dr. Ir. Heroe Wijanto.

Pihak-pihak yang terkait dalam proses bisnis pengembangan sistem informasi yaitu:

Pihak internal Telkom University

  1. Unit kerja melalui kepala bagian/manajer/direktur didalam Telkom University sebagai para pemilik proses bisnis masing-masing layanan, mencantumkan proses bisnis terkait ke dalam proses bisnis aplikasi. Para kepala unit kerja tersebut harus menyampaikan permohonan pengembangan secara tertulis.
  2. Direktur SISFO, sebagai penerima permintaan pengembangan sistem informasi, bersama Kepala Bagian RISBANGSI menyetujui tidaknya permintaan tersebut.
  3. Kepala bagian RISBANGSI akan mengatur setiap permintaan yang telah diterima untuk diberikan ke setiap kepala urusan, yang selanjutnya melakukan menajemen pelaksanaan pekerjaan.
  4. Kepala urusan akan mengatur sumber daya manusia (staf web programmer, database engineer, technical writer) yang dimasukan dalam sebuah tim sesuai dengan kebutuhan pengembangan aplikasi.

Secara garis besar RISBANGSI merubah layanan yang sebelumnya dilakukan secara manual dan paper base menjadi terdukung dengan komputasi, tersimpan dengan baik secara elektronik, dan paperless.

Didalam dokumen Prosedur Pengembangan Sistem Informasi terdapat informasi mengenai;


I. KEGUNAAN

Kegunaan dari prosedur ini adalah untuk memastikan proses pengembangan aplikasi sistem informasi yang dilakukan secara in-house development oleh Direktorat SISFO dapat berjalan dengan baik, meliputi aplikasi sistem informasi akademik, aplikasi sistem informasi non-akademik maupun aplikasi pendukung.

 

II. RUANG LINGKUP

Prosedur ini menggambarkan proses yang dilakukan oleh pemohon, Rektor, Wakil Rektor, Direktur SISFO, Manajer RISBANGSI, Asisten Manajer RISBANGSI Akademik dan Non Akademik dan Staf RISBANGSI Akademik dan Non Akademik.

 

III. PENGECUALIAN

  • Direktorat SISFO tidak bertanggung jawab terhadap aplikasi yang tidak dikembangkan oleh Direktorat SISFO Universitas Telkom.
  • Untuk permintaan aplikasi yang mendesak dan telah disetujui oleh Wakil Rektor I akan menjadi prioritas dalam pengembangan.

 

IV. DEFINISI

  • Pemohon adalah pihak yang melakukan permohonan pengembangan aplikasi dengan jabatan Rektor, Wakil Rektor dan Direktur/Kepala Bidang.
  • Direktorat SISFO adalah Direktorat Sistem Informasi, Universitas Telkom.
  • Unit RISBANGSI adalah Unit Riset dan Pengembangan Sistem Informasi, yang berada di bawah Direktorat SISFO, Universitas Telkom, yang dikepalai oleh Manejer RISBANGSI.
  • Unit / Bagian Terkait adalah unit atau bagian, dalam hal ini disebut juga pemilik proses yang membutuhkan aplikasi sistem informasi untuk mendukung proses bisnis yang dijalankan oleh unit / bagian tersebut.
  • Pengajuan Pengembangan Aplikasi adalah form yang harus diisi berisi alasan, urgensi dan kebutuhan umum permohonan perangkat lunak yang bersifat pengembangan mayor.
  • Pengembangan mayor merupakan pengembangan aplikasi yang merubah bisnis proses dan struktur data.
  • Lembar Respon Pengajuan Pengembangan Aplikasi merupakan nota respon atas Pengajuan Pengembangan Aplikasi yang diajukan baik berupa persetujuan, penundaan maupun penolakan atas justifikasi tertentu.
  • Dokumen Rapat Tinjauan Manajemen adalah berkas rapat yang berisi tinjauan kinerja sistem manajemen yang akan menghasilkan beberapa rencana tindakan yang diperlukan untuk perbaikan berkelanjutan.
  • Dokumen Spesifikasi Kebutuhan dan Desain Perangkat Lunak (Software Requirement Specification and Design) adalah dokumen yang menjelaskan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi oleh aplikasi sistem informasi berikut perancangan dari sisi teknis dan antarmuka.
  • Dokumen Referensi merupakan seluruh dokumen yang menjadi referensi pengembangan sistem informasi baik berupa prosedur, contoh form, simulasi perhitungan dan lain-lain.
  • Berkas Umpan Balik adalah berkas yang berisi tanggapan terhadap pengembangan aplikasi sistem informasi sebagai masukan untuk pengembangan aplikasi sistem informasi selanjutnya.
  • Dokumen Teknis adalah dokumen yang berisi informasi teknis keseluruhan pada proses pembuatan aplikasi sistem informasi.

 

V. REFERENSI

5.1 ISO 9001:2008 Klausul 6.3 dan Klausul 7.5.5

5.2 ISO 20000-1:2011 Klausul 4.4.1, Klausul 4.4.3, Klausul 4.4.4, dan Klausul 4.4.5

 

VI. DESKRIPSI PROSES

Proses Bisnis Pengembangan Sistem Informasi unit RISBANGSI Direktorat SISFO Tel-U

 

VII. UKURAN KINERJA

Proses

Indikator Kinerja

Media Pengukuran

Frekuensi Pengukuran

Pengembangan Sistem Informasi Semua Spesifikasi Kebutuhan Sistem yang Disetujui Terakomodasi dengan Baik dalam Aplikasi Sistem Informasi yang Dibangun Berita Acara Serah Terima (BAST) Aplikasi Setiap Siklus Pengembangan Sistem Informasi Selesai

 

VIII. REKAMAN

  • Nota Dinas
  • Form dan Lembar Respon Pengajuan Layanan
  • Form RFC
  • Notulen
  • Daftar Hadir
  • Dokumen Software Requirement Specification and Design (SRSD)
  • Dokumen Referensi
  • Berkas Umpan Balik
  • Dokumen Teknis

IX. DOKUMEN TERKAIT

9.1 Prosedur Perubahan Sistem Informasi

 

X. LAMPIRAN

10.1   Riwayat Perubahan Dokumen

No. Rev. Tanggal Revisi Uraian Perubahan
00 02 Juni 2014 Terbitan Pertama
01 04 Mei 2015 –          Penambahan definisi

–          Perubahan deskripsi proses

02 11 Februari 2016 –          Perubahan frekuensi pengukuran pengembangan sistem informasi
03 27 Juni 2016 –          Penambahan definisi

–          Perubahan deskripsi proses

 

Page 1 of 11

Langgaran Berita seputar R&D melalui Email

Masukan alamat email anda untuk mendapatkan berita seputar R&D melalui email yang kami kirimkan.

Bergabung dengan 1 pelanggan lain

Juni 2017
S S R K J S M
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Lokasi Kami

%d blogger menyukai ini: